[JANUARI : Penandatanganan Perjanjian Renville]

17/01/2023


Pada 17 Januari 1948, Perdana Menteri Amir Sjarifuddin menandatangani naskah Perjanjian Renville yang sudah dilaksanakan sejak 8 Desember 1947 di atas USS Renville, sebuah kapal pengangkut milik US Navy yang berlabuh di dermaga Tanjung Priok, Jakarta 

Delegasi Indonesia terdiri dari Perdana Menteri Amir Sjarifuddin (Ketua), Wakil Ketua Mr. Ali Sastroamidjojo dan Agus Salim dan Anggota yang terdiri atas Dr. Leimena, Mr. Latuharhary dan Kolonel T.B. Simatupang. Delegasi Belanda dipimpin oleh Kolonel (KNIL) R. Abdul Kadir Widjojoatmodjo dengan anggota antara lain Mr. HAL Van Vredenburg, Dr PJ Koets dan Mr. Dr. Chr Soumokil. Sedangkan Mediator dari PBB dipimpin oleh Frank Graham, Paul Van Zeeland dan Richard Kirby.

Isi dari perundingan tersebut adalah :
* Belanda hanya mengakui Jawa Tengah, Yogyakarta, dan Sumatera sebagai bagian wilayah RI.
* Disetujuinya sebuah garis demarkasi yang memisahkan wilayah Indonesia dan daerah pendudukan Belanda.
* Pasukan TNI di wilayah kantong Belanda, yakni Jawa Barat dan Jawa Timur harus ditarik mundur untuk masuk ke wilayah RI di Jawa Tengah-Yogyakarta.

Peristiwa ini menjadi latar dari webinar Bintang Cerah (Bincang Tentang Cerita Sejarah) Eps 21, ketika hasil Perjanjian Renville dibatalkan sepihak oleh Belanda yang kemudian melancarkan Agresi Militer II. Rekamannya bisa disaksikan di tautan : https://youtu.be/L8Yna1YMR5Q 
===========
Halo #SahabatMunasprok, rubrik-rubrik di media sosial Munasprok hadir dengan tampilan tematik. Sesuai nama bulan, kali ini temanya adalah Januari (Jangan Lupakan Sejarah Hari Ini). Ikuti terus ya !

#Munasprok #Januari #Perjanjian #Renville #Sejarah #Belanda

Ditulis oleh :