[TINJAUAN BUKU] - Masa Dewasa Putra Sang Fajar : 1922-1926.

14/07/2021


Seri Biografi Bung Karno: Masa Dewasa Putra Sang Fajar : 1922-1926. Sari Pusparini Soleh. 2004. Bandung : Remaja Rosdakarya

1922, Soekarno kembali ke Bandung untuk meneruskan kuliahnya yang tertunda di THS. Salah seorang dosen merasa senang sekali akan kehadirannya. Profesor tersebut terus memberikan motivasi kepada Soekarno agar segera menyelesaikan studinya.

Dalam buku ini diceritakan, Soekarno memilih untuk menghentikan hubungan yang sudah dijalaninya bersama Oetari karena ternyata memang tidak ada cinta diantara keduanya. Soekarno kembali dengan bersemangat mengajak rakyat untuk menentang pemerintah kolonial. Namun, kepala polisi kota Bandung mendengarnya kemudian membubarkan perkumpulan itu. Akhirnya Soekarno memutuskan untuk vakum melakukan pidato dihadapan orang banyak dan lebih sering melakukannya di kamarnya sendiri.

Diceritakan pula akhirnya Soekarno mampu mengutarakan perasaannya terhadap seorang wanita. Seiring berjalannya waktu, Sang Proklamator lalu mendirikan Generale Studie Club dengan mengajak seseorang yang memiliki banyak sekali pengalaman tentang organisasi yaitu dr. Cipto Mangoenkoesoemo. Filosofi dan makna Marhaen di kalangan petani pada masa itu juga dibahas. Akhir cerita, Soekarno berhasil menyelesaikan kuliahnya. Namun, perjuangan Soekarno pasca lulus kuliah baru dimulai, ia harus lebih bijak lagi dalam melangkah, masuk dunia kerja atau dunia politik.

Seri Biografi Bung Karno akan hadir dalam edisi #TinjauanBuku. Buku ini adalah buku bergambar yang menggambarkan perjalanan hidup Soekarno, mulai dari masa kecil hingga masa senja beliau. Bahasa yang digunakan mudah dipahami dan disertai ilustrasi yang menarik, cocok untuk dibaca oleh #SahabatMunasprok cilik. Buku ini tersedia di Perpustakaan Museum Perumusan Naskah Proklamasi dan bisa dibaca ditempat. Tentunya setelah museum buka kembali ya ?

#perpustakaan #Munasprok

Ditulis oleh :