[KAMU HARUS TAHU : Markas Tentara Inggris September 1945]

19/01/2021


Pasca kekalahan Jepang dalam Perang Dunia II, Inggris yang tergabung dalam Sekutu datang ke Indonesia untuk melakukan pelucutan senjata Jepang, pembebasan tawanan dan normalisasi keadaan. Sejak 29 September 1945, 3 Divisi tentara Inggris di bawah pimpinan Panglima AFNEI (Allied Forces Netherlands East Indies) Letjen Sir Philip Christison mendarat di Jakarta. Pada 1 Oktober 1945 secara de facto, Sir Philip Christison mengakui pemerintahan Indonesia di bawah kepemimpinan Soekarno dan Moh. Hatta

Sir Philip Christison menempati bekas kediaman Laksamana Maeda sekaligus menjadi kantor militer Inggris. Tercatat beberapa kali upaya mediasi yang dilakukan di kediamannya untuk menjadi penengah antara Indonesia dan Belanda, yang pertama pada 23 Oktober 1945 pertemuan tidak resmi antara Soekarno dan H.J. van Mook. Lalu pada 31 Oktober 1945 antara Soekarno, Moh Hatta dan H.J. van Mook. Sebagai penengah adalah Dr. M. E Dening, namun pertemuan ini tidak menghasilkan apa-apa

Infografis @arifian.zaky (Universitas Indraprasta PGRI Jakarta)

#munasprok #kamuharustahu

Ditulis oleh :