[TINJAUAN BUKU] - Seri Biografi Bung Karno: Masa Prakemerdekaan Putra Sang Fajar I (1926-1938)

21/07/2021


Seri Biografi Bung Karno: Masa Prakemerdekaan Putra Sang Fajar I (1926-1938). Sari Pusparini Soleh. 2004. Bandung : Remaja Rosdakarya

Sudah lama Soekarno berangan-angan ingin mendirikan partai yang bersifat kebangsaan. Pada 4 Juli 1927, Soekarno dan beberapa yang mendukung pemikirannya mendirikan Partai Nasional Indonesia (PNI). Sejak PNI didirikan, ia hampir selalu di awasi oleh polisi Belanda.

Diceritakan, pemerintah Belanda menangkap Hatta, Abdulmajid, Pamuncak, dan Ali Sastroamijoyo. Penangkapan itu berhubungan dengan keikutsertaan mereka dalam Kongres Internasional melawan penindasan kolonial dan imperialisme di Brussel. Seiring berjalannya waktu Kongres PNI pertama berlangsung pada 27-30 Mei 1928. Kesadaran untuk bersatu akhirnya dirasakan generasi muda Indonesia. Pada 27-28 Oktober 1928, Perhimpunan Pelajar-Pelajar Indonesia (PPPI) menyelenggarakan Kongres Pemuda kedua di Gedung Indonesische Clubgebouw yang kemudian dikenal sebagai peristiwa Sumpah Pemuda.

Peringatan terakhir untuk Soekarno adalah saat ia menghadiri pertemuan di Madiun untuk mempropagandakan PPPKI. Ia siap menggelorakan semangat hadirin untuk berontak. Tak disangka Soekarno dan kawan-kawannya malah ditangkap polisi, mereka di giring ke Mergangsan, penjara untuk orang gila. Lalu bagaimana kelanjutan cerita dari perjuangan seorang bung Soekarno ? Bagaimana kisah keseharian Soekarno di penjara Banceuy dan Sukamiskin? Selepas dari penahanan itu, apakah Soekarno akan terus aktif dengan kegiatan sebelumnya atau membuat partai baru?

Seri Biografi Bung Karno akan hadir dalam edisi #TinjauanBuku. Buku ini adalah buku bergambar yang menggambarkan perjalanan hidup Soekarno, mulai dari masa kecil hingga masa senja beliau. Bahasa yang digunakan mudah dipahami dan disertai ilustrasi yang menarik, cocok untuk dibaca oleh #SahabatMunasprok cilik. Buku ini tersedia di Perpustakaan Museum Perumusan Naskah Proklamasi dan bisa dibaca ditempat. Tentunya setelah museum buka kembali ya 

#perpustakaan #Munasprok

Ditulis oleh :