[TINJAUAN BUKU] - Masa Kecil Putra Sang Fajar

16/06/2021


Seri Biografi Bung Karno: Masa Kecil Putra Sang Fajar : 1901-1916. Sari Pusparini Soleh. 2001. Bandung : Remaja Rosdakarya

Pada 6 Juni 1901, di Surabaya lahirlah diwaktu fajar seorang anak laki-laki bernama Koesno. Semasa kecilnya, Koesno tinggal bersama eyangnya di Tulungagung.  Suatu hari Koesno menggerutu kepada kakaknya karena di panggil "Koes.. Koes.. " dan terdengar seperti tikus atau kakus. Akhirnya sang ibunda setuju mengganti nama putra keduanya menjadi "Soekarno". Raden Soekemi (ayahanda Soekarno) mendidik anak-anaknya banyak hal agar menjadi cerdas dan pintar. Soekarno dikelilingi orang-orang yang menyayanginya salah satunya Yu Nah.  

Buku ini menggambarkan pula karakter Soekarno di umur 10 tahun. Ia mewujudkan impian ayahnya untuk bersekolah di Europesche Lagere School (ELS), Mojokerto. Murid-murid di ELS lebih dari separuhnya berkebangsaan Belanda. Karena latarbelakangnya, Soekarno kecil sering dimaki oleh teman-temannya. Tetapi ia tidak menghiraukan itu,dan fokus bersekolah hanya untuk belajar. Usahanya tidak sia-sia. Soekarno menjadi anak terpintar di kelasnya.  Seiring berjalannya waktu, ia dipertemukan dengan gadis cantik yang berasal dari Belanda.

Seri Biografi Bung Karno akan hadir dalam 5 edisi #TinjauanBuku. Buku ini adalah buku bergambar yang menggambarkan perjalanan hidup Soekarno, mulai dari masa kecil hingga masa dewasanya. Bahasa yang digunakan mudah dipahami dan disertai ilustrasi yang menarik, cocok untuk dibaca oleh #SahabatMunasprok cilik. Buku ini tersedia di Perpustakaan Museum Perumusan Naskah Proklamasi dan bisa dibaca ditempat ya ? 

#perpustakaan #Munasprok

Ditulis oleh :